Cara Memulai Bisnis Telur Ayam

Bisnis telur ayamTIPSWIRAUSAHA.COM – Telur ayam merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat Indonesia.

Bahan makanan yang satu ini selalu laku dipasaran terlebih ketika mendekati perayaan agama seperti Maulid Nabi Muhammad SAW bagi umat Islam dan juga Perayaan Paskah bagi umat Kristen begitu juga pada hari-hari besar lainnya.

Besarnya minat masyarat pada telur ayam menjadikan bisnis telur ayam tidak pernah mati atau lesu. Ini dibuktikan oleh Melati Fajarwati, seorang pengusaha telur di Pontianak yang omzet pertahunnya mencapai 4,3 Miliar.

Untuk memulai bisnis menggiurkan ini Anda harus mengeluarkan sedikit modal untuk membuat kandang ayam kemudian membeli dan memelihara beberapa ayam petelur.

Awalnya Melati Fajarwati yang akrab disapa Mela melihat bisnis peternakan ayam balqis milik tetangganya. Dari sinilah Mela mulai terinspirasi kemudian membuka usaha sejenis dengan pengolaan yang lebih matang.

Kisah Sukses Pebisnis Telur Ayam

Memanfaatkan lahan yang masih mumpuni di Kalimantan Barat, Mela memberanikan diri untuk membuat bisnis plan dan membangun usaha peternakan.

Mela pun menargetkan pasar telur ayam organik dari jenis ayam Balqis atau biasa disebut ayam Arab. Harga telur ayam ini relative lebih mahal dari telur ayam biasa karena kualitas dan ukurannya pun berbeda.

Namun jika Anda tidak memiliki cukup lahan untuk memelihara ayam petelur, Anda tetap bisa kok berbisnis telur ayam. Caranya  dengan menjadi reseller telur ayam seperti yang dilakoni oleh Saripudin JY. Pria 38 tahun yang mengaku tak tamat SMU ini mendapatkan omzet sekitar Rp 25 juta perharinya.

Awalnya Pak Sarifuddin hanya diajak oleh kawannya untuk bisnis agen telur.  Itu pun sempat Ia tolak dua kali. Maklum sebagai pemula Ia selalu dihantui rasa takut akan resiko telur pecah, telur busuk, tidak laku dijual dan lain sebagainya.

Tak iya sangka dengan  melakoni  peluang bisnis inilah ia mendapatkan limpahan rejeki. Saripudin memulai usahanya dengan bermodalkan Rp 112 juta dari pinjaman Bank BRI.

Menurutnya,  Anda harus membuat peta pasar, yaitu menentukan daerah pemasaran telur-telur jualan Anda seperti penjual partai besar, agen dan warung-warung.

Kemudian lokasi usaha Anda harus berjauhan dari agen besar yang sudah ada. Tips ini yang membuat bisnis telurnya berjalan efektif. Bisnis ini merupakan bisnis jaringan yang harus dibina dengan baik agar tidak merusak pasar.

Sedikit saran bagi Anda yang pemula, mulailah bisnis dari skala kecil terlebih dahulu sambil melihat perkembangan dan penyesuaian modal yang bisa Anda dapatkan.