Tips Merintis Usaha Studio Musik

merintis usaha studio musikPada saat ini dunia musik teruslah berkembang dan hal ini bisa membuka peluang untuk Andayang ingin merintis sebuah bisnis yaitu dengan membuka usaha studio musik.  Banyak orang yang enggan untuk menjalani bisnis ini yang dikarenakan bisnis ini membutuhkan modal yang tidak sedikit melainkan dibutuhkan modal yang lumayan besar untuk membeli peralatan musiknya.

Dalam menjalankan suatu bisnis itu pasti ada beberapa hal yang harus diperhatikan, misalnya memperhatikan hal yang penting dalam merintis usaha rental studio musik.

Berikut ini adalah beberapa hal yang Anda harus perhatikan dalam hal merintis usaha studio musik:

Lokasi yang Strategis

Pemilihan lokasi merupakan salah satu hal yang penting dalam merintis suatu bisnis. Untuk menghemat biaya, Anda bisa memanfaatknan sebagian besar ruangan tempat tinggal Anda untuk dijadikan studio musik, namun jika Anda tidak memiliki ruangan Anda bisa menyewanya.

Pilihlah lokasi yang strategis, lokasi yang dekat dengan para konsumen seperti di sekitar kampus atau universitas atau sekolahan, dan menyediakan tempat parkir.

Ruangan

Luas ruangan studio musik itu minimal 4 x 4 meter dengan ketinggian minimal 3 meter. Ukuran ini ditentukan berdasarkan kemampuan panjang gelombang suatu alat musik bass yang mampu mencapai jarak hingga 34 meter per sastu gelombang.

Jika gelombang tersebut terpantul secara kurang sempurna, maka akan mengeluarkan suara yang tidak bagus.  Untuk bentuk ruangan, hindari bentuk kubus, karena ini berhubungan dengan standing wave yang berada di sekitar tengah ruangan yang membuat suaranya tidak enak untuk didengar.

Gunakan bass trap pada setiap sudut ruangan, bass trap bisa dibuat per modul dengan ukuran minimal 80 x 120 cm per modulnya serta diisi dengan rigid fiberglass (biasanya bahannya berwarna kuning seperti Dacron). Selain itu seluruh permukaan tembok diusahakn dipasang diffusor atau pemecah suara dan hindari dua permukaan yang saling berhadapan langsung.

Pada beberapa studio music yang pernah saya kunjungi, untuk menghemat biaya mereka menggunakan rak telur sebagai media untuk meredam suara di dinding ruangan mereka. Mungkin untuk permulaan, Anda juga bisa menggunakan cara ini

Spesifikasi Suatu Alat

Spesifikasi suatu rental studio musik ini dibagi menjadi 3 kategori, yaitu alat musik local, berlisensi atau build-up atau Original. Untuk spesifikasi alat-alat buatan dalam negeri, biasanya budget atau modal yang dibutuhkan sekitar kurang lebih 35 juta.

Banyak yang mengatakan bahwa kualitas suatu alat alat buatan dalam negeri ini tidak sebagus alat musik yang berlisensi atau yang original. Karena mengingat harga alat yang berlisensi itu mahal tidak ada salahnya jika Anda menggunakan alat-alat buatan dalam negeri ini.

Untuk alat musik yang berlisensi membutuhkan biaya sekitar 40 hingga 75 juta. Walaupun harganya mahal, namun memiliki kualitas yang bagus, namun tetap Anda harus cermat dan teliti dalam memilih suatu alat musik.

Sedangkan alat musik yang build up atau original ini biasanya berkisar hingga 75 juta lebih, namun masalah kualitasnya tidak perlu dipertanyakan ataupun diragukan lagi.

Kebanyakan orang yang hendak menyewa atau merental suatu studio musik itu dilihat dari alat musiknya, jadi pilihlah alat musik yang sesuai dengan kebutuhan.

Manajemen

Dalam menjalankan suatu bisnis studio musik ini tidak hanya mengandalkan lokasi, alat musik serta ruangan saja, melainkan sistem manajemen haruslah dilaksanakan dengan rapi, terutama itu dalam memanage keuangan.

Contohnya, pengaturan biaya operasional perawat musik  seperti penyediaan cadangan senar gitar, senar bass, stick drum dan lain-lainnya. Dan biaya telpon serta biaya listrik perbulannya. Semua ini sangatlah perlu di atur dalam satu manajemen yang teratur.

Nah itulah beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menjalankan usaha atau Bisnis Rental Studio Musik, semoga bermanfaat bagi Anda yang ingin memulai merintis bisnis studio musik.