Tips Sukses Usaha Budidaya Ikan Arwana

Tips Sukses Usaha Budidaya Ikan ArwanaPerairan yang di Indonesia merupakan sumber perairan yang sangat potensial sebagai habitat tempat hidup berbagai jenis biota air.

Faktor lingkungan baik faktor fisik ataupun faktor kimia dari berbagai ekosistem perairan di indonesia ini cukup mendukung bagi keberadaan populasi ikan arwana. Permintaan ikan arwana sebagai ikan hias unggulan saat ini di indonesia sangat meningkat dari waktu ke waktu.

Sementara itu, untuk memenuhi permintaan pasar yang masih kurang, hal ini disebabkan karena minimnya pengetahuan para peternak ikan arwana di indonesia tentang bagaimana cara berbudidaya ikan arwana dengan benar.

Ikan Arwana merupakan ikan tangguh yang dapat hidup hingga setengah abad bahkan lebih. Permintaan yang tinggi dengan ketersediaan alam yang terbatas menyebabkan eksploitasi di alam saat ini dibatasi.

Convention of International Trade in Endangered Species of Wild Flora and Fauna menetapkan bahwa ikan Arwana Asia termasuk Indonesia dinyatakan sebagai ikan yang mendapat perlindungan tertinggi.

Ikan Arwana merupakan salah satu ikan air tawar yang memiliki ciri fisik yang begitu sangat  eksotis, oleh sebab itu, ikan arwana dijadikan ikan hias yang bernilai ekonomis tinggi dan mengundang daya tarik tersendiri bagi para kaum pecinta ikan hias untuk memelihara dan  mengoleksi ikan arwana tersebut sebagai ikan peliharaan.

Ikan arwana termasuk kedalam keluarga ikan karuhun atau dengan kata lain Osteoglasidae atau juga keluarga ikan bony-tongue lidah bertulang, karena dibagian dasar mulutnya berupa tulang yang berfungsi sebagai gigi.

Selain itu, Arwana juga memiki berbagai julukan, contohnya seperti ikan Naga, Barramundi, PlaTapad, Kelesa, Siluk, Kayangan, Saratoga, Peyang, Aruwana, Tangkelese, dan juga ikan Arowana, tergantung dari habitat hidup mereka. Bentuk dan juga penampilan ikan arwana termasuk cantik dan  cukup unik.

Tubuhnya dapat tumbuh memanjang dan ramping dengan gerakan renang sangat anggun. Ikan Arwana di habitat hidupnya mempunyai variasi warna seperti perak, hijau, atau merah. Pada bibir di bagian bawahnya terdapat dua buah sungut yang berfungsi untuk sensor getar untuk mengetahui posisi mangsanya di permukaan air. Sungut ini termasuk dalam kriteria penilaian keindahan ikan arwana itu sendiri.

Arwana merupakan ikan perenang atas, dan hal ini ditunjukkan oleh betuk mulutnya. Tahap untuk budidaya ikan Arwana dimulai dari seleksi benih yang akan dipijahkan.

  1. Tahap pematangan gonad dapat dilakukan di aquarium dengan ukuran 100 X 80 X 70 cm dan isi dengan air setinggi 60 cm,
  2. Pilihlah induk arwana kemudian masukkan indukan tersebut ke dalam aquarium yang telah di isi air,
  3. Pemijahan arwana akan dilakukan di kolam tanah yang berukuran ukuran 2.000 m2 dan diisi air setinggi 80 cm.
  4. Pastikan oleh Anda bahwa air harus mengalir terus menerus dan kemudian masukkan indukan ikan arwana tersebut ke dalam kolam.
  5. Anda hanya tinggal memberi pakan atau memberi makan karena ikan akan memijah secara alami tanpa adanya bantuan.
  6. Setelah beberapa bulan maka ikan arwana tersebut telah untuk siap dipanen yaitu ketika menginjak umur 3 bulan setelah musim hujan berlalu,
  7. Cara untuk memanen ikan arwana sangat mudah Anda hanya tinggal menyurutkan ketinggian air dan Anda dapat menangkap induk arwana yang berada dalam kolam peternakan dengan sekup net atau dengan menggunakan jaring yang halus,
  8. Lalu Anda dapat mengambil benih arwana yang dihasilkan oleh indukan ikan arwana dan siap untuk Anda tebarkan  ke dalam akuarium pembesaran seperti halnya Anda memulai pembesaran pertama tadi.

Demikianlah beberapa tips sukses budidaya ikan Arwana yang dapat Anda coba. Semoga berhasil!