4 Tips Jadikan Konsumen Magnet Uang

4 Tips Jadikan Konsumen Magnet UangTIPSWIRAUSAHA.COM – Ketika memulai bisnis dan telah lama merancang berbagai strategi rencana, Anda pun harus membangun kesadaran brand dan pengaruh pada target pasar Anda.

Maka, Anda pun wajib fokus pada kapitalisasi kekuatan perusahaan dan berupaya mengatasi kelemahannya. Bukalah mata Anda selebar-lebarnya terhadap berbagai peluang maupun ancaman yang mungkin terjadi.

Namun, bank ataupun investor yang telah menggulirkan dana untuk kelangsungan bisnis Anda tak mungkin menunggu semua rencana langsung menjadi hasil, sehingga Anda mampu membayar kredit. Lalu, bagaimana caranya agar Anda bisa mendapat perhatian konsumen super cepat?

Hal ini pun kerap menjadi dilema bagi sebagian besar pengusaha pemula atau start up di banyak negara. Berikut adalah 4 tips singkat untuk mendapat perhatian konsumen dan mendapat kembali pemasukan dana segar dilengkapi cerita sukses nyata ini, dilansir dari Enterpreneur.com.

Datangi calon konsumen

Jangan hanya menunggu konsumen datang pada Anda. Seorang anak yang menjajakan minuman lemon secara aktif door to door akan menghasilkan lebih banyak uang dibanding seorang remaja yang hanya menunggu orang datang membeli di pojok kedai.

Kisah lainnya, adalah pasangan Joe dan Sue di Charlotte, N.C., memulai usaha restoran pizza pada tahun 1980-an dengan mimpi ingin berekspansi dan mewaralabakan usaha tersebut. Mereka pun menghabiskan perjalanan di Italia dan merasa percaya diri telah menemukan formula resep yang tepat. Nyatanya, dibutuhkan waktu sangat lama untuk menumbuhkan usaha tersebut menjadi besar.

Bahkan, sempat nyaris bangkrut, mereka pun menempuh strategi untuk menambah layanan antar jemput dan katering hingga akhirnya mampu melewati masa-masa sulit dan mencapai sukses saat ini.

Susun strategi harga

Dibandingkan hanya menjual satu produk, cobalah pertimbangkan untuk melakukan sistem ikat (bundling) produk atau layanan. Nah, bagaimana dengan pendekatan kooperatif (co-op)?

Terapkan insentif harga dengan kontribusi untuk amal, program sosial, atau diskon. Tambahkan produk pada layanan atau sebaliknya tambah layanan pada produk Anda.

Ini adalah salah satu kisah pemilik perusahaan teh Mexico David Edwards yang hampir di ambang kebangkrutan tahun 2010 lalu. Ia membutuhkan pinjaman selama 6 bulan untuk menaikkan penjualan di bulan Desember nanti. Namun, lembaga Administrasi Usaha Kecil hanya menyetujui pinjaman selama sebulan, padahal ia membutuhkan dana dalam waktu singkat.

Akhirnya ia pun meminta bantuan para konsumennya. Ia menciptakan kartu hadiah di mana konsumen harus membelinya melalui PayPal. Mulai dibeli sejak musim panas, namun diselenggarakan hingga Desember, kartu  hadiah seharga $50 dapat digunakan untuk mendapat teh seharga $55. Harga kartu ucapan $100 dibeli seharga $115. Sungguh, konsep pinjaman mikro yang sangat sukses.

Jadi mentor bagi konsumen

Apa pun bidang bisnis yang Anda jalani, berupayalah untuk menjadi mentor bagi konsumen Anda. Menjadi mentor konsumen dapat membangun kepercayaan yang cepat dan menciptakan cerita di antara para konsumen sendiri yang kemudian menciptakan viral.

Konsumen di masa kini akan sangat menghargai organisasi yang membuat mereka bertahan di dunia yang kerap berubah ini. Teruslah mencari pertanyaan-pertanyaan kunci yang ingin konsumen anda pecahkan dan buatlah cara unik untuk membuat konsumen anda mendapat manfaat atau nilai yang berharga dari bisnis anda.

Kerja kreatif

Terkadang menciptakan kreasi reputasi untuk menjadi inovatif dapat menggaet hati dan dana segar dari konsumen Anda. Kisah berikut adalah sepasang suami istri Christin Evans dan sang suami Praveen Madan yang membeli Booksmith di San Fransisco tahun 2007, di mana waktu itu bukanlah tahun terbaik untuk meluncurkan bisnis.

Tahun 2010, bisnis mereka terus berjuang untuk bertahan. Mereka pun terus bereksperimen, dari mulai membuat kafe di dalam toko buku, Wi-Fi gratis, pergantian buku baru tiap bulan, area bermain anak, hiburan, menyediakan 200 buku bacaan dan forum komunitas untuk menarik konsumen. Strategi tersebut berhasil.

Tak hanya membuat toko buku tersebut bertahan, namun surat kabar setempat menobatkan Booksmith sebagai “Toko Buku Imajinasi Terbaik” di San Fransisco.

——

Teruslah mencari ide-ide untuk memanjakan konsumen Anda dan terapkan yang sesuai di bidang bisnis Anda. Namun, ingatlah selalu setiap transaksi dari konsumen yang menghasilkan uang bagi Anda harus dipelihara dalam hubungan jangka panjang. Jika konsumen Anda melihat taktik Anda hanya sekedarnya, mereka pun akan berpotensi meninggalkan Anda dan tak pernah kembali.

(photo: venturebeat.com)