Ingvar Kamprad, Raja Furnitur Dunia Mantan Penjual Korek Api

Ingvar Kamprad, Raja Furnitur Dunia Mantan Penjual Korek ApiTIPSWIRAUSAHA.COM – Nama Ingvar Kamprad semakin dikenal di dunia setelah perusahaan furniturnya IKEA terus mencatatkan pertumbuhan pesat. Ia pun pernah menjadi berita besar pada awal tahun 2004 saat majalah bisnis Swedia Veckans Affarer melaporkan bahwa kekayaan Ingvar telah melampaui Bill Gates si penemu Microsoft. Kendati, hal tersebut dibantah oleh Ingvar sendiri.

Memulai dengan Menjual Korek Api

Namun siapa sangka, awal mula kesuksesannya justru diawali sejak ia masih kecil dengan menjual korek api melalui kayuhan sepedanya kepada para tetangga. Ingvar kecil membeli korek api tersebut dengan harga sangat murah di Stockholm, lalu menjajakannya secara eceran.

Dengan keuntungan yang didapat, ia pun mulai menjual produk lainnya, seperti ikan, dekorasi natal, biji-bijian, hingga alat tulis. Di usia-nya yang relatif muda, 17 tahun, pada tahun 1943, ia pun mulai membangun kerajaan bisnisnya yang diberi nama IKEA, singkatan dari Ingvar Kamprad Elmtaryd dan Aunnaryd.

Untuk mengembangkan penjualannya, Ingvar mempublikasikan katalog untuk pemesanan lewat surat. Selang 5 tahun kemudian, ia pun menambah produk furnitur sebagai dagangannnya, di mana furnitur ternyata mencatatkan penjualan yang cukup baik. Tahun 1951, Ingvar pun memutuskan untuk menghentikan produksi produk lain, dan fokus pada furnitur saja, di mana pada tahun 1953 ia membangun showroom pertamanya.

Saat ini, IKEA memiliki lebih dari 200 toko di 44 negara dan mempekerjakan lebih dari 75 ribu pegawai. Pada bulan Agustus 2012, IKEA Group mencatatkan laba bersih sebesar 3,2 miliar euro atau naik 8 persen dari tahun sebelumnya.

Dominasi pasar furnitur IKEA sangat fenomenal. IKEA menjadi toko kayu dan furnitur terbesar nomor 3 dunia, di mana katalognya dicetak setiap tahunnya (angka terakhir menembus 208 juta cetak). Sementara di Inggris, di mana IKEA membangun toko pertamanya tahun 1987, lalu dinobatkan sebagai toko paling populer dalam sebuah survei. Saat ini, hampir 1 dari 10 orang Eropa memiliki kasur berlabel IKEA.

Gaya Hidup Sederhana

Namun, pernahkah terpikir oleh anda seorang magnet hidup IKEA yang telah merevolusi dunia desain interior, sekaligus menjadi pebisnis terkaya nomor 5 dunia, justru hidup jauh dari kemewahan dan keborosan?

Ingvar yang kini berusia di atas 80 tahun itu, tinggal di sebuah bungalow sederhana, suka memakan bakso yang dijual kafe tokonya, belanja seorang diri di sebuah pasar tradisional, dan terbang dengan pesawat kelas ekonomi sekalipun ia mampu membeli jet pribadi.

Selain itu, Ingvar juga melipatgandakan donasi amal perusahaannya hampir sebanyak 100 juta euro, ia pun kerap meminta karyawannya memaafkannya. Asisten eksekutif Ingvar sebelumnya, Johan Stenebo menulis dalam bukunya Mr. Kamprad, “Ia ingin selalu berada di antara kita.”

Rahasia Sukses

Nah, berikut adalah beberapa rahasia kesuksesan IKEA yang bisa dicontoh bagi pengusaha pemula, dilansir dari Dailymail.co.uk:

  1. Menggunakan sumber daya yang ada sebaik-baiknya, tidak ada yang terbuang, sehingga harga tetap terjangkau
  2. Tetap menjaga kualitas
  3. Varian produk luas, baik dari segi fungsi, model, harga
  4. Bukan hanya menjual produk, namun juga gaya hidup
  5. Fleksibilitas
  6. Tetap berinovasi