5 Cara Mendapat Modal Usaha

5 Cara Mendapat Modal UsahaTIPSWIRAUSAHA.COM – Ketika niat berbisnis sudah ada, lalu pertanyaan berikutnya adalah dari mana mendapat modal usaha? Jangan sampai ketika niat sudah mantap, lalu Anda mundur perlahan karena ketiadaan modal. Padahal modal finansial hanyalah bagian kecil faktor berkembang atau tidaknya sebuah bisnis.

Secara menyeluruh, lakukanlah riset keuangan yang ada, dan pastikan Anda memahami syarat dan ketentuan dari segala pinjaman. Anda juga perlu memetakan jenis bisnis yang ingin dijalani, apakah termasuk yang bermodal besar atau kecil, perputaran produk cepat atau lamban. Hal ini tentunya akan membantu pula untuk menghitung pengeluaran finansial bisnis awal Anda.

Nah, berikut ini adalah beberapa sumber pendanaan untuk bisnis:

Tabungan pribadi

Jika jumlah uang yang dibutuhkan untuk membangun bisnis di awal hingga biaya operasional beberapa bulan ke depan relatif kecil, Anda mungkin dapat menutupnya dengan tabungan pribadi. Dengan demikian, Anda punya kuasa kendali dengan tidak bergantung pada pemberian orang lain yang mungkin bisa berbeda pandangan dan konsep bisnis dengan Anda.

Selain itu, Anda juga tidak akan terbebani dengan tingkat suku bunga kredit, misalnya dari perbankan yang cukup tinggi saat ini. Sisi buruk yang paling jelas adalah bahwa uang Anda-lah yang dipertaruhkan di sini.

Teman dan Keluarga

Meminjam uang dari teman dan keluarga sering menjadi pilihan yang emosional dan dapat menciptakan ketegangan dalam hubungan, jika jangka waktu peminjaman tidak diatur atau dipatuhi. Maka itu, catat jangka waktu peminjaman uang, kapan, dan pada situasi apa pembayaran kembali harus diselesaikan.

Bank dan Lembaga Masyarakat

Mengajukan pinjaman ke perbankan juga merupakan pilihan yang banyak dilakukan usaha kecil menengah. Apabila Anda bisa membuat proposal bisnis yang baik, maka pengajuan Anda pun berpotensi dipenuhi pihak perbankan. Sayangnya, di Indonesia pembiayaan usaha kecil oleh perbankan masih cukup rumit, apalagi jika usaha tersebut belum berbadan hukum.

Namun, bukan berarti peluang usaha kecil semacam itu tidak ada, saat ini banyak Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membuat program Corporate Social Responsibility (CSR) yang menggandeng UKM sebagai mitra binaan. Jika memenuhi syarat, para mitra binaan ini nantinya tidak hanya diberi bantuan modal pinjaman, tapi juga dibimbing dan dilatih sampai mandiri.

Hibah

Hibah diberikan pada bisnis atau individu-individu untuk tujuan atau proyek tertentu. Sepanjang Anda tetap terikat pada syarat yang ditetapkan oleh hibah, Anda tidak perlu membayarnya kembali atau memberi sebagian dari bisnis Anda. Namun, hibah biasanya hanya menutupi sebagian dari biaya keseluruhan, sebaiknya Anda menyesuaikan dananya.

Hibah yang diberikan untuk keperluan khusus membutuhkan banyak riset dan berbagai dokumen untuk pengamanan. Pastikan waktu yang digunakan untuk mendapatkan hibah tidak membuat bisnis Anda membayar lebih dari jumlah hibah.

Angel investor

Angel investor pastinya sudah tak asing terdengar di kalangan startup atau usaha kecil yang bergerak di bidang teknologi. Perkembangan startup di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir memang cukup menakjubkan.

Untuk pengusaha pemula dengan rencana bisnis yang bagus serta potensi ke depan, tentunya akan menjadi pertimbangan para angel investor. Para startup yang terpilih ini nantinya juga tak hanya diberikan modal usaha untuk melebarkan sayap, tetapi juga dibina melalui sebuah inkubator bisnis.

(photo: sayeducate.com)