4 Cara Menciptakan Koneksi Instan dengan Pelanggan

4 Cara Menciptakan Koneksi Instan dengan PelangganTIPSWIRAUSAHA.COM – Para ilmuwan telah melakukan penelitian selama bertahun-tahun untuk membuka rahasia pikiran manusia – dan semakin banyak pemasar mulai memperhatikan. Di sini, empat cara Anda dapat menggabungkan hasil penelitian terbaru ke dalam pemasaran Anda untuk memangkas kekacauan dan mendapatkan hasil yang besar.

1. Ceritakan sebuah kisah

Reaksi vital terjadi dalam tiga detik atau kurang, dan pemasar memiliki selama itu untuk mendapatkan seseorang memindai kotak masuk mereka untuk melihat dan membuka email mereka.

Pilihan kata pada baris subjek adalah kuncinya. Judul seharusnya menjanjikan kenyamanan dan efisiensi (menampilkan kata kunci seperti ide, trik, cepat, dll) memiliki tarif klik 22 persen lebih tinggi dari rata-rata.

Dan sekali pelanggan mengklik, salah satu cara terbaik Anda dapat membuat sambungan adalah dengan bercerita. Mendongeng memungkinkan pemasar untuk membuat daya tarik emosional kepada konsumen, dan menggunakan reaksi emosional untuk mempengaruhi perilaku.

Dalam suatu studi, seorang profesor Stanford meminta setiap murid-muridnya memberikan waktu satu menit di depan kelas. Hanya satu dari 10 siswa bercerita, sementara yang lain menyajikan fakta dan angka. Profesor itu kemudian meminta kelas untuk menuliskan segala sesuatu yang mereka ingat. Hanya lima persen siswa mengutip statistik, tapi yang mengejutkan 63 persen mengingat cerita.

2. Rebut perhatian melalui visual

Manusia didesain untuk menjadi makhluk visual: Sembilan puluh persen dari informasi yang masuk ke otak tiba melalui saraf optik, dan data visual diproses 60.000 kali lebih cepat dari informasi yang diterima dalam bentuk teks.

Pemasar dapat mengambil keuntungan dari hal ini dengan memaksimalkan video. Sebuah laporan 2014 dari Outbrain menemukan berita utama liburan yang menjanjikan konten video telah diklik sebanyak 27 persen lebih tinggi dari rata-rata. Bila Anda menambahkan video produk, testimonial atau sketsa di balik layar yang menyenangkan di email Anda, jelaskan bahwa itu adalah video pada baris subjek.

Tidak memiliki video promosi? Jangan khawatir. Otak kita juga menyala pada reaksi terhadap gambar – dan kita memahami dan mengingat gambar dengan teks lebih dari teks saja. Otak primitif terutama tertarik pada gambar yang menunjukkan jenis kelamin, bahaya dan makanan. Anda tentu tahu apa yang bekerja untuk merek Anda.

Dan jangan lupa tentang infografis. Infografis merupakan cara yang bagus untuk menggambarkan data yang kompleks atau konsep dalam format visual. Infografis mudah untuk dipahami dan sangat bisa di-share: Google melaporkan kenaikan 800 persen dalam pencarian untuk istilah “Infographic” dalam dua tahun terakhir. Selain itu, hashtag #infographic digunakan 342.000 kali rata-rata per bulan.

3. Pikat dengan emosi kita

Untuk bertahan hidup di lingkungan yang keras dan berbahaya, manusia purba harus bergantung pada naluri yang paling primitif otak saat menghindari predator dan berinteraksi dengan manusia lainnya.

Bagian dari otak yang mengendalikan dorongan primal ini disebut amigdala. Bahkan setelah beberapa ribu tahun evolusi, amigdala masih bertanggung jawab atas proses pengambilan keputusan awal kita (bahkan jika keputusan tidak lagi melibatkan serangan musuh). Amigdala juga bertanggung jawab atas keinginan kita untuk berhubungan dengan orang lain.

Manusia suka melihat wajah. Gambar wajah menarik perhatian, membangun kepercayaan dan menerangi reseptor emosi otak, bahkan ketika dilihat dalam email atau situs web.

Jika Anda menggunakan gambar orang dalam pemasaran email Anda, merangsang amigdala dan menarik minat pemirsa. Untuk menambahkan pukulan, gunakan gambar visual yang mengarahkan pembaca ke bagian yang paling penting dari pesan Anda. Misalnya, pilih foto model tersenyum dengan matanya menunjuk ke arah panggilan untuk bertindak. Amigdala akan menangkap isyarat wajah dan menyebabkan pembaca untuk melihat di mana dia melihat.

4. Pilih warna yang tepat

Ada banyak ilmu di balik hubungan kita dengan warna, dan kita tahu bahwa warna saja memainkan peran penting dalam pengambilan keputusan. Ia bahkan bisa membantu menumbuhkan sikap positif atau negatif terhadap merek.

Pikiran meniup 62-90 persen perasaan konsumen tentang suatu produk ditentukan oleh warna saja – dan warna yang berbeda benar-benar mengirim sinyal yang berbeda ke otak kita.

Kuning mengaktifkan pusat kecemasan otak, yang berguna jika Anda mencoba untuk memotivasi pembaca untuk mengambil tindakan mendesak atau membuat pola pikir “Jangan lewatkan.” Biru membangun kepercayaan, yang menjelaskan mengapa warna merek pilihan bagi banyak bank dan lembaga keuangan. Merah merangsang respon fight-or-flight dan benar-benar dapat meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung. Selain itu, ia memfokuskan perhatian kita, yang membuatnya menjadi pilihan yang cocok untuk memotivasi orang agar membeli.

Tentu saja, setiap orang berbeda. Rangkul insting marketing Anda, dan uji kombinasi tips ini untuk melihat apa yang terbaik untuk pelanggan Anda.

(photo: Flickr)