Peroleh Untung Dari Budidaya Kroto

Peroleh Untung Dari Budidaya KrotoTIPSWIRAUSAHA.COM – Peluang bisnis selalu datang dari kapanpun dan bagaimanapun caranya. Tergantung bagaimana kita bisa memanfaatkan peluang tersebut menjadi sebuah keuntungan. Sebagai wirausahawan, anda harus jeli melihat peluang dan ahli dalam eksekusi agar mendapatkan keuntungan seperti yang diinginkan.

Salah satu hal yang bisa mendatangkan keuntungan tanpa keterpaksaan adalah dengan menjalankan bisnis sesuai hobi. Apabila anda memiliki hobi memelihara burung, atau suka dengan burung yang berkicau, mungkin anda bisa  berjualan burung.

Selain berjualan burung anda juga bisa menekuni salah satu bisnis yang masih langka dilaukan orang yaitu berjualan kroto. Kroto merupakan larva semut merah yang menjadi sumber makanan penting untuk burung berkicau. Kroto dikenal memiliki sumber protein tinggi yang baik untuk stamina burung.

Meski belum ada yang membudidayakannya, permintaan di pasaran terus bertambah. Para penjual kroto seringkali memburu kroto di hutan liar dan menjualnya di toko-toko pakan burung. Harganya cukup menjanjikan yaitu 200-250 ribu per kilonya.

Permintaan kroto hingga saat ini masih sangat besar, terbukti dengan harga pasaran yang terus meningkat dari waktu ke waktu. Peluang besar bagi anda untuk membudidayakan kroto dan di jual ke toko-toko.

Pada dasarnya berbudidaya kroto sangat mudah, seperti halnya budidaya lebah madu yang berasal dari hutan. Kroto mudah dibudidayakan karena tidak mudah terkena penyakit, anda hanya perlu fokus pada berbagai hewan predator seperti ayam dan burung. Jangan lupa juga pemberian makanan dan minuman yang teratur.

Perhatikan pula sirkulasi udaranya. Anda bisa memanfaatkan benda-benda yang sudah tidak terpakai seperti toples mini ukuran 1 liter atau yang lainnya.  Dalam satu toples ini bisa menampung satu koloni yang mencapai ribuan ekor. Toples ini akan menjadi rumah bagi semut rangrang dan memproduksi anaknya.

Penangkaran kroto memang baik dilakukan dengan toples, disarankan menggunakan toples yang berbahan mika agar mereka mampu membangun sarangnya dengan baik. Sarang kroto mampu dibuat hanya dalam 2 x 24 jam untuk toples berbahan mika. Waktu yang cukup cepat untuk anda yang menginginkan hasil dalam waktu singkat.

Penangkaran kroto yang paling baik dilakukan di dalam toples. Namun, Ajiponto menyarankan untuk toples jangan asal pakai. Toples yang paling baik untuk budidaya adalah toples yang berbahan dari mika. Dari pengalaman Ajiponto, kroto mampu membangun sarang dengan maksimal jika toples yang digunakan berbahan dari mika. Menurut Ajiponto, semut rangrang mampu membangun sarang dalam waktu 2 x 24 jam, namun jika menggunakan toples dari bahan lain bisa membutuhkan waktu hingga 3 – 4 harian.

Berbudidaya merupakan pekerjaan yang membutuhkan ketelatenan, lakukanlah dengan baik dan belajar dari orang-orang yang sudah berpengalaman. Terus tingkatkan produktifitas agar penghasilan anda pun bertambah.

Terakhir anda harus bisa menawarkan kroto anda dengan harga bersaing kepada toko-toko penjual pakan burung. Semoga sukses.