Cara Menetapkan Harga Produk Agar Menguntungkan

Woman Balancing Her Checkbook

TIPSWIRAUSAHA.COM – Menetapkan harga produk agar laku di pasaran tetapi tetap menguntungkan bukanlah hal yang mudah dilakukan. Saat anda menetapkan harga  yang terlalu tinggi, bisa jadi konsumen akan memilih di tempat lain yang lebih murah. Saat harga yang ditetapkan terlalu rendah anda tidak bisa mendapatkan untung yang cukup.

Dilematika para pengusaha skala kecil biasanya berkecimpung pada penetapan harga. Ingatlah bahwa lebih baik mendapatkan untung sedikit tapi kontinyu atau berkelanjutan setiap harinya, dari pada untung besar tapi hanya sesaat saja. Sebagai pembisnis awal anda harus rajin-rajin melihat harga di pasar. Lihatlah pesaing anda bagaimana dia menetapkan harga.

Penetapan harga semakin sulit pada produk-produk pokok yang ramai di pasaran. Semakin banyak yang menjual produk seperti anda akan membuat persaingan harga semakin sengit. Bahkan harganya lama kelamaan akan menjadi sangat murah. Sebaiknya anda menghindari permainan harga pada sektor ini. Agar keuntungan anda bisa diperkirakan dengan baik.

Salah satu strategi yang bisa anda lakukan adalah melakukan deferensiasi produk agar memiliki USL (Unique Selling Point). Nilai jual produk ini yang akan menjadikan produk anda memiliki harga dan bisa bersaing di masyarakat.

Berikut ini berbagai cara yang bisa anda lakukan untuk menetapkah harga agar bisnis anda tetap menguntungkan.

1. Skimming pricing Strategi

Merupakan strategi dimana anda menetapkan harga awal produk itu sebelum diluncurkan. Pada saat diluncurkan produk ini dijual dengan harga yang tinggi, sehingga persepsi masyarakat meningkat. Berikutnya semakin masyarakat mencintai produk anda semakin baik dan anda bisa menurunkan harga produk sedikit demi sedikit untuk merangkul masyarakat lebih banyak lagi.

2. Penetration Pricing Strategi

Stretegi ini bisa dilakukan dengan menetapkan harga rendah terlebih dahulu pada saat barang diluncurkan. Harga rendah ini akan mampu menarik dan meningkatkan jumlah penjualan. Meskipun keuntungan tidak terlalu besar, namun jika dilakukan dengan serius, margin keuntungan yang anda dapatkan bisa terus semakin banyak barang yang terjual.

3. Prestige pricing

Sedangkan strategi penetapan harga produk yang ketiga ini dilakukan dengan menetapkan harga produk yang tinggi. Tujuannya tentu agar persepsi konsumen semakin bagus, dengan harga tinggi mereka akan beranggapan bahwa kualitas sepadan dengan harganya. Namun akibat fatal yang tidak bisa dihindari adalah ketika harga produk anda menurun, konsumen akan beranggapan bahwa kwalitasnya pun semakin buruk.

Semua cara penetapan harga pasar ini dilakukan sesuai dengan tujuannya masing-masing. Selain itu, penetapan harga setiap produk juga berbeda-beda tergantung daya beli masyarakat calon konsumen anda.