Tips Berpromosi Yang Baik dengan Brosur

contoh brosur usahaMelakukan promosi merupakan bagian penting dalam mengembangkan dan membangun sebuah usaha.

Bentuk promosi yang pada umum dilakukan yaitu mengiklankan usaha atau produk melalui berbagai media periklanan seperti radio, televisi, surat kabar, internet, pasang spanduk atau baliho dan termasuk juga menyebarkan brosur.

Tujuan melakukan hal tersebut tentunya agar supaya khalayak umum mengetahui serta tertarik dengan apa yang ditawarkan.

Untuk usaha kecil, pilihan promosi atau periklanan biasanya dengan bantuan media surat kabar atau menggunakan media cetak brosur. Hal tersebut tidak terlepas karena faktor biaya promosi yang lebih murah.

Untuk beriklan lewat penyebaran brosur secara efisien, perlu dilakukan dengan cermat, supaya lembaran-lembaran brosur tersebut tidak berubah fungsi menjadi sampah lingkungan.

Nah, berikut adalah beberapa tips mempromosikan usaha dengan menggunakan brosur yang baik:

1. Buat Desain Brosur yang Menarik

Dalam mendesain sebuah brosur hendaknya disesuaikan dengan jenis usaha atau produk usaha Anda, baik yang menyangkut komposisi warna, pilihan gambar, jenis font tulisan, kertas yang digunakan dan tema yang digunakan.

Contohnya usaha bibit tanaman menggunakan kertas berwarna dasar hijau cerah, bisnis perjodohan menggunakan tema romantis serta menggunakan kertas berwarna merah muda, brosur untuk pendidikan umumnya memberikan kesan ekslusive dan disertai dengan gambar-gambar yang inovatif, dan sebagainya.

2. Perhatikan Isi (Konten) Brosur

Konten atau kata-kata yang dicetak pada brosur harus mewakili hal-hal penting yang dipromosikan. Isi artikel dibuat simple agar mudah dipahami dengan tambahan kata-kata penguat.

Hindari menggunakan kalimat-kalimat hiperbola jika tidak sesuai dengan hal yang sebenarnya agar para konsumen tidak merasa kecewa atau tertipu, sehingga berdampak buruk terhadap kelanjutan bisnis Anda.

3. Lakukan Evaluasi Awal

Sebelum lembaran-lembaran brosur tersebut Anda cetak dalam jumlah besar, ada baiknya melakukan evaluasi dan uji kelayakan terhadap efektifitas dari brosur tersebut. Mintalah pendapat teman-teman Anda terhadap kesan brosur yang dicetak tersebut.

4. Tentukan Target

Yang menjadi prioritas utama dalam melakukan promosi dengan menggunakan brosur ialah menentukan target yang tepat.  Contohnya untuk usaha kursus komputer, sebaran brosur dilakukan di dekat pusat-pusat pendidikan pada saat para siswa pulang sekolah, brosur bisnis jasa kredit dapat disebarkan di pasar-pasar, brosur usaha kuliner dapat Anda sebarkan di tempat-tempat wisata. Jadi berikanlah cetak brosur pada orang yang tepat serta tempat yang tepat pula.

Beberapa perusahaan sering melakukan penyebaran brosur di jalan raya dengan menjatuhkannya begitu saja. Hal ini kurang begitu efektif karena tidak akan banyak orang yang sudi memungut brosur di jalanan kemudian membacanya secara seksama. Selain itu hal tersebut juga akan mengganggu kebersihan serta merusak pemandangan sekitar.

Beberapa pengusaha mempunyai trik tertentu supaya iklan brosur mereka lebih efektif, salah satunya dengan memerintahkan beberapa karyawannya yang berwajah cukup menarik untuk membagikan brosur-brosur promosi ke target-target sasaran yang mereka tuju.

Walaupun biaya pembuatan brosur termasuk murah jika dibandingkan dengan media promosi lainnya, tapi bila tepat pada sasaran akan sama halnya dengan membuang duit secara percuma.

5. Mencantumkan Alamat dan Identitas dengan Lengkap

Yang harus Anda perhatikan juga yaitu mencantumkan identitas dan alamat bisnis Anda dengan benar. Kerapkali hal ini disepelekan oleh banyak pengusaha sehingga hasil promosinya juga tidak optimal atau malah gagal sama sekali.

Misalnya jika pembaca atau target market Anda tertarik akan jasa maupun produk yang Anda tawarkan, kemudian mereka bingung kemana mereka harus menghubungi Anda karena di dalam brosur tersebut tidak tercantum alamat maupun identitas usaha Anda dengan lengkap. Karena itu perhatikanlah sebelum Anda mencetak brosur jasa maupun produk Anda.