6 Jenis Ternak Yang Bisa Menjadi Lahan Bisnis

6 Jenis Ternak Yang Bisa Menjadi Lahan Bisnis

TIPSWIRAUSAHA.COM – Berbisnis sekaligus mendapat hiburan, pilihlah beternak untuk memutar rupiah. Banyak jenis hewan yang dapat Anda ternakan, sesuaikan dengan dana modal dan lokasi. Perhitungkan anggaran pengadaan lahan, pakan dan perawatan. Susun rencana secara tertulis agar dapat digunakan sebagai patokan evaluasi nantinya. Berikut 6 hewan yang bisa Anda jadikan jalur pemasukan uang.

  1. Kelinci

Lahan yang sempit cocok untuk berbisnis ternak kelinci. Model kandang susun sangat efektif untuk mengoptimalkan luasan yang tidak seberapa. Pertumbuhannya sangat cepat dengan cara memberi pakan teratur dan intensif. Alasan inilah mengapa kelinci banyak dipilih untuk diternakan.

Perawatan hewan berbulu halus tersebut juga tidak rumit. Pastikan kandang selalu dalam kondisi bersih dari kotoran dan sisa pakan. Minimalisir kandungan air di sekitar lahan budidaya karena kelinci tidak tahan terhadap tempat lembab. Berikan jalan masuknya sinar matahari pagi guna mencegah timbulnya jamur kulit kelinci.

  1. Kucing

Hewan yang meggemaskan ini berharga hingga puluhan juta rupiah. Ambil celah bisnis dibidang tersebut dan berjalanlah menuju gerbang kesuksesan Anda. Tentukan lokasi dan pangsa pasar terlebih dahulu, sebelum pembukaan bisnis ternak kucing persia. Sebab, biaya pakan, kandang dan perawatan membutuhkan dana yang relatif besar.

  1. Bebek

Kuliner di Indonesia banyak yang memanfaatkan hewan bebek, baik telur atau pun dagingnya. Pemasok bebek dapat bekerjasama dengan pengolah berupa restoran dan pedagang kaki lima. Buatlah kontrak di awal agar bebek yang Anda ternakan dipastikan terjual. Kualitas telur dan daging bebek bergantung pada jenis pakan serta kebersihan kandangnya.

  1. Ayam

Semua orang menyukai olahan telur dan daging ayam. Pertumbuhannya yang cepat, membuat ternak ayam lebih digemari dibanding hewan lainnya. Selain itu, pangsa pasarnya tersedia lebih luas. Jenis ayam yang dapat dibudidayakan ialah pedaging, petelur dan jawa. Telur ayam jawa sering digunakan sebagai jamu dengan patokan harga lebih mahal dari jenis lainnya.

  1. Sapi

Investasi sapi merupakan pilihan yang tepat, mengingat setiap tahun sekali masyarakat muslim membutuhkannya untuk qurban. Pakan alami bisa dicari tanpa tambahan biaya, seperti jenis rerumputan dan dedak plus garam. Peternak sapi dapat berperan ganda, yaitu berbisnis pupuk kandang. Pendapatan tambahan bisa diperoleh dari sini.

Jika Anda menginginkan sapi memberikan pemasukan secara berkesinambungan, maka pilihlah jenis perah. Susu yang dihasilkan dapat dijual langsung sehingga proses peroleh keuntungan lebih cepat. Beda bila Anda beternak sapi pedaging, butuh kesabaran yang cukup untuk menunggu hasil penjualan.

  1. Kambing

Beternak kambing hampir sama seperti sapi tetapi dilihat dari segi modal jauh lebih ringan. Pelihara kambing dengan cara yang tepat, yaitu intensitas pemberian pakan teratur dan jaga kebersihan kandang. Susu kambing banyak dicari karena salah satu bahan pembuat kosmetik dan sebagai obat alternatif.