4 Cara Mengelola Modal Usaha Dengan Benar

4 Cara Mengelola Modal Usaha Dengan Benar

TIPSWIRAUSAHA.COM – Modal usaha yang terpenting ialah minat dan bakan. Kedua faktor tersebut dapat menjadi awal kesuksesan bila dilengkapi dengan ketersediaan dana. Kelola besaran nominal berapa pun yang Anda miliki secara tepat. Pikirkan matang dan bentuk alurnya di dalam sebuah dokumen tertulis. Berikut empat cara mengelola dana modal agar pertumbuhan bisnis Anda melesat.

  1. Perencanaan

Perencanaan dibuat agar pengeluaran tepat sasaran, usahakan tidak ada unsur yang kurang atau lebih. Kurangnya item menyebabkan proses produksi terhambat. Sebaliknya, berlebihan membelanjakan uang perusahaan mengakibatkan pembengkakan output. Aset yang terlanjur terbeli tidak dapat dipindahtangankan dengan ganti rugi yang sama.

Rencanakan dan pantau harga pasaran sebelum melakukan pembelian barang atau jasa untuk keperluan kantor. Pilih sumber yang menawarkan kisaran harga rendah tetapi memiliki jaminan kualitas prima. Bila perlu, lakukanlah kerjasama bisnis di sana. Misalnya Anda bersedia menjadi pelanggan tetapnya jika pihaknya memberlakukan potongan harga atas pembelian barang berjumlah banyak.

  1. Alokasi aset tetap

Pengadaan aset tetap wajib Anda adakan diawal perintisan usaha. Aset yang dimaksud meliputi gedung atau ruko, perlatan produksi dan perlengkapan karyawan. Benda lainnya, seperti barang baku sediakan dalam jumlah sedikit dahulu. Ini menyangkut penurunan muut yang mungkin terjadi bila tersimpan dalam jangka waktu panjang.

Pembayaran pembelian aset juga harus Anda pertimbangkan. Membeli dengan cara tunai jauh lebih hemat daripada menggunakan sistem kredit atau angsuran. Konsekuensi yang Anda tanggung ialah persiapan dana modal cukup besar. Kredit juga tidak masalah, pilih yang memberikan penawaran bungan rendah. Persaingan kreditur yang kian ketat memudahkan Anda sebagai klien bebas memilih.

  1. Prioritas terpenting

Alokasikan dana usaha atas pembelian sesuai prioritas terpenting. Selain untuk kiat berhemat, kemungkinan harga turun seiring dengan pertambahan waktu sangat mungkin terjadi. Hindari pengadaan barang yang tidak dipakai dengan alasan stok gudang. Anda akan mengalami kerugian saat pasar menurunkan harga barang yang telah dibeli sebelumnya.

Rincikan sesuatu yang penting tersebut dan beli menurut waktu yang sudah Anda tentukan. Utamaka  kebutuhan, bukan keinginan secara subjektif perseorangan. Diskusikan dengan anggotan lainnya ketika hendak menentukan priorotas tersebut. Tampung dan saring masukan yang menurut Anda paling logis.

  1. Tabungan atau kas

Kas atau dana cadangan yang di tabungkan berperan ketika terdapat keperluan mendadak yang mendesak. Anda tidak perlu bingung mencari atau mengurangi anggaran dana lainnya untuk kepentingan tak terduga semacam ini. Ketiadaan kas berpengaruh terhadap kelancaran proses produksi. Jangan sampai hanya karena hal sepele, penyampaian produk ke tangan konsumen menjadi terbengkalai.

Kelola dana kas dengan baik agar pemakaiannya sesuai fungsinya. Tabungan boleh digunakan untuk hiburan pekerja bila nominalnya lebih dari target. Itu artinya, bisnis selalu bisa terkendali sebagaimana harapan Anda. Alhasil, kas utuh karena pengelolaan keuangan perusahaan berjalan normal.