Cara Memulai Usaha Ikan Hias

TIPSWIRAUSAHA.COM – Banyak orang yang mengatakan bahwa bisnis yang dilakukan berdasarkan hobi atau kegemaran itu akan lebih berpotensi untuk menjadi lebih sukses.

Nah, salah satu hobi atau kegemaran yang bisa dijadikan bisnis adalah hobi memelihara ikan hias. Hanya saja, agar perjalanan bisnisnya lancar dan terkendali, terlebih dahulu kita harus memahami benar bagaimana seluk-beluk dan tata-cara memulai bisnis ikan hias ini.

Cara Memulai Usaha Ikan Hias

Berikut adalah beberapa hal penting yang harus Anda perhatikan ketika akan memulai usaha ikan hias, antara lain:

Menyediakan Kolam yang Baik

Dalam hal memulai bisnis ikan hias, terlebih dahulu Anda harus menyiapkan tempat untuk melakukan perawatan terhadap ikan hias.

Tempat yang dimaksudkan bisa seperti akuarium atau kolam yang ukurannya sesuai dengan badan ikan hias tersebut. Isi akuarium kolam ikan hias dengan air yang jernih dan cukup mengandung oksigen dengan suhu kurang lebih 15 – 27 derajat Celcius.

Lakukan pengurasan kolam atau akuarium secara rutin untuk menghindari berbagai penyakit yang dapat mengancam ikan hias yang apabila air kolam atau akuarium tersebut kotor.

Terus Belajar Tentang Ikan Hias

Anda harus mencari banyak informasi mengenai ikan hias dari berbagai sumber agari bisnis ikan hias Anda berhasil dan sukses.

Anda bisa mencari berbagai informasi mengenai ikan hias melalui majalah atau tabloid atau yang sudah pasti ada yaitu di media internet seperi anda mencari di mesin pencari seperti Google, Yahoo dan lain-lainnya.

Pelajarilah berbagai usia dari kematangan ikan hias tersebut, teknik pemijahan yang benar, makanan ikan hias yang cocok, sifat alami dari jenis ikan hiasnya, berapa lama waktu untuk perkembangan ikan hias tersebut, penyakit yang sering terjadi pada ikan hias dan lain sebagainya.

Pada umumnya makanan ikan hias yang sering diberikan itu adalah makanan buatan seperti pellet ikan dan makanan yang alami seperti kutu air, cacing tanah ataupun cuk atau bintik nyamuk.

Pembudidayaan Ikan Hias

Langkah untuk pembudidayaan ikan hias dilakukan dengan terlebih dahulu mengawinkan indukan ikan hias berkelamin jantan dengan betina yang sudah memasuki usia produktif ke satu tempat yaitu ke satu kolam ataupun akuarium selama 1 hingga 2 minggu.

Setelah ikan hias yang berkelamin betina atau sang induk terlihat hamil dengan perutnya yang membuncit, maka segeralah pisahkan ikah hias yang berkelamin jantan ke tempat perawatan terpisah, sehingga nantinya anak-anak ikan hias yang akan lahir tidak dimakan oleh   ikan jantan tersebut.

Ketika anak-anak ikan hias tersebut menetas, nantinya Anda tidak perlu memberikan makanan kepada mereka karena anak-anak ikan tersebut sudah memiliki cadangan makanannya yang akan habis dalam waktu 4 hingga 5 hari.

Langkah selanjutnya, apabila anak-anak ikan hias tersebut sudah tumbuh menjadi dewasa dengan ukuran badan sekitar 5 hingga 7 cm, barulah Anda bisa memberikan makanan berupa cuk atau bintik nyamuk dan makanan tambahan lainnya seperti cacing kering, pellet, agar-agar dan lain sebagainya sebanya 2 kali dalam sehari tetapi janganlah anda memberikan makannya secara berlebihan.

Selanjutnya  Anda harus teliti untuk memperhatikan kondisi air kolam dengan cara mengganti air dalam kolam atau akuarium agar tidak menyebabkan anak-anak ikan hias tersebut mati karena banyaknya kotoran dan sisa makanan yang menumpuk di air.

***

Agar sukses dalam berbisnis ikan hias, maka Anda sebaiknya mempelajari banyak hal yang berhubungan dengan ikan hias terlebih dahulu dari berbagai sumber. Mulai dari  tips dan trik perawatan ikan hias, cara membudi dayakan ikan hias dan lain lain.

Agar lebih pasti, Anda juga bisa berkonsultasi secara langsung dengan penghobi ikan hias lainnya yang telah sukses dalam membudidayakan ikan hiasnya.

Demikianlah ulasan kami tentang cara memulai usaha ikan hias yang bisa anda aplikasikan. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.