Info Bisnis Belut

info bisnis belutBelut adalah jenis ikan yang merupakan sumber protein hewani yang dapat diolah menjadi berbagai macam makanan dengan kandungan gizi yang tinggi. Secara umum jenis belut dibagi menjadi tiga, yaitu belut sawah, belut rawa dan belut laut. Belut bernafas menggunakan insang dan kulit tipis dalam rongga mulutnya.

Belut termasuk hewan pemakan daging (karnivora) belut dapat bertahan lama walau pun tidak menemukan makanan secara otomatis hal ini berpengaruh terhadap pertumbuhannya yaitu sebanding antara yang dimakan dengan berat tubuhnya.

Alat pencernaan belut menggunakan sistem hormonal dan enzimase, sehingga belut mudah untuk mencerna daging. Sejak larva hingga mencapai fase muda, belut memangsa micro organisme seperti plankton, cacing sutra, daphina, larva serangga, berudu, serta ikan kecil. Secara biologis belut mengalami perubahan kelamin dari fase betina ke fase jantan, atau pun sebaliknya.

Belut muda berkelamin betina memiliki ukuran rata – rata 40 cm  dengan kulit berwarna lebih cerah, setelah berumur sekitar sembilan bulan akan mengalami perubahan kelamin menjadi jantan berukuran lebih dari 40 cm dengan warna lebih gelap, pada masa ini belut menjadi lebih agresif dan ganas bahkan bisa menjadi kanibalisme. Ketika populasi belut semakin menurun maka belut jantan akan berubah lagi menjadi betina.

Belut tidak memiliki sirip dada, dubur, dan punggung. Ketiga komponen struktur tersebut berubah fungsi menjadi tempat untuk bernafas. Selain itu, belut juga tidak meiliki sisik dan tidak bersirip. Letak dubur pada belut ada di bagian belakang badannya. Selain untuk dikonsumsi belut juga bermanfaat sebagai penambah darah. Sehingga sangat berpeluang untuk dibudidayakan.

Dan dewasa ini banyak media yang mengekspos tentang besarnya peluang bisnis budidaya belut. Bagi yang terbiasa melek di depan komputer, mungkin juga tak jarang menemukan sebuah forum yang memperbincangkan tentang nikmatnya berbisnis di bidang yang satu ini.

Pebisnis yang ingin serius menekuni budidaya belut ini hanya dituntut untuk intens dalam hal perawatan dan pemberian pakan saja. Sementara dalam pemberian pakan pun belut termasuk simpel. Pakannya bisa bekicot atau keong mas.

Berdasarkan perhitungan biaya operasional, biaya pakan tersebut hanya menggunakan 16% sampai 21% dari biaya operasional. Dan jumlah ini jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan komoditas perikanan lain yang biaya pakannya menelan hingga 70% dari biaya operasional.

Dari informasi diatas semoga Anda tertarik untuk berbisnis belut.